
ayodepo.com - Timo Werner masih belum lepas dari rentetan puasa gol. Pencetak gol terbanyak Premier League Alan Shearer memberinya saran. Timo Werner didatangkan Chelsea pada musim panas lalu seharga 47,7 juta paun. Dengan harga besar itu, penyerang 24 tahun tersebut mengemban ekspektasi besar khususnya di depan gawang lawan. Segala sesuatunya berjalan cukup baik pada awalnya, Werner membuat delapan gol di seluruh ajang. Tapi setelah itu keran golnya tertutup rapat. Werner sudah melewati 11 pertandingan beruntun, setara dengan 775 menit, tanpa mencetak satupun gol. Performanya mulai disoroti, karena beberapa kali melewatkan peluang-peluang bagus. Penyerang legendaris Inggris Alan Shearer membagikan tips untuk Timo Werner agar ketajamannya kembali.
"Kalau saya jadi Werner, saya akan merebut bola setiap kali Chelsea dihadiahi penalti. Itu adalah kesempatan yang sangat bagus untuk bangkit dan melaju lagi. Anda akan terkesima dengan pengaruhnya, perasaan ketika melihat bola mengenai jaring gawang," tulisnya dalam kolom di Athletic, seperti dikutip Metro.Pasaran Bola
"Anda langsung terangkat. Di lapangan latihan, saya akan menggandakan porsi. Saya akan meminta seseorang untuk menyodorkan bola-bola ke saya dari sudut-sudut kecil. Saya akan berdiri 5 atau 6 yard dari gawang dan menggulirkan bola ke dalam gawang kosong. Mungkin terdengar remeh, tapi saya akan melakukannya berulang-ulang, hanya untuk membangun kepercayaan diri."
"Lalu saya akan meminta bantuan kiper, kiper tim utama tidak akan mau sih, jadi saya akan menarik seseorang dari tim muda, dan melakukan hal yang sama. Ini soal repetisi, repetisi, repetisi."
"Latihan menjadikan segala sesuatunya permanen, seperti yang dulu dikatakan Sir Bobby Robson, manajer lama saya di Newcastle United. Ketika bolanya menghampiri Anda di sebuah pertandingan pada lain kesempatan, repetisi itu akan menunjukkan pengaruhnya," imbuh Alan Shearer, pencetak 260 gol di Premier League.Berita bola terlengkap
Chelsea kalah dari Arsenal, Timo Werner lagi-lagi gagal bikin gol dan mencatatkan rekor buruk. Werner lagi kenapa sih?
Dalam lawatannya ke Emirates Stadium, Minggu (27/12/2020) dini hari WIB, Chelsea kesulitan membongkar pertahanan Arsenal meski tampil mendominasi sejak babak pertama.
Yang ada, Chelsea malah tertinggal dua gol di babak pertama dari penalti Alexandre Lacazette dan Granit Xhaka. Bukayo Saka menambah gol lagi di babak kedua sebelum Chelsea mencetak gol hiburan di menit akhir waktu normal lewat Tammy Abraham. Bagi Chelsea, kekalahan ini memperburuk performa mereka belakangan ini yang memang lagi sulit menang. Terlebih, para pemain di lini serang kembali mandul, khususnya Werner.
Ya, setelah tampil tajam di awal musim ini dengan torehan delapan gol, Werner kini sudah menjalani puasa gol selama 10 pertandingan di seluruh kompetisi! Ini jadi rentetan terpanjang tanpa gol Werner setelah 12 laga di periode Maret-November 2015.Promo deposit hingga 50%
Sepanjang laga, Werner cuma melepaskan dua attempts dan tidak satupun mengarah ke gawang. Bahkan untuk sekadar membantu penyerangan Chelsea, Werner kesulitan hingga akhirnya diganti di menit ke-45. Ini tentu jadi preseden buruk untuk Chelsea yang tengah mengejar para pesaingnya di papan atas. Chelsea butuh gol-gol Werner lagi setelah terakhir menjebol gawang Sheffield United 7 November lalu!
"Tentunya para pemain di lini serang tak selalu diukur oleh gol," ujar manajer Frank Lampard soal penampilan Werner yang cuma membuat tiga assist setelah itu.
"Saya bisa saja mengganti pemain lebih banyak. Tapi saya rasa harus membuat dua perubahan di dua sektor untuk membuat tim lebih enerjik," sambungnya seperti dikutip BBC Sport.
"Hari ini memang Timo Werner tidak bermain bagus, baik dengan atau tanpa bola. Memang kami harus memberinya waktu. Saya akan terus berkata seperti ini karena liganya memang berbeda. Meski memang dia harus beradaptasi cepat."
"Kita semua lihat para pemain begitui kelelahan. Saya sudah bicara dengannya. Tapi saya merasa harus membuat pergantian demi mengubah jalannya laga."Nonton bola online
Link Alternatif: www.ayodepo.com