
ayodepo.com - Putra sulung Wayne Rooney, Kai, mengikuti jejak sang ayah dengan gabung Manchester United. Rooney pun merasa bangga kepada putranya itu.
Kai, 11 tahun, menandatangani kontraknya untuk gabung akademi MU pada Kamis (17/12/2020) waktu setempat. Pada foto yang diunggah Rooney di media sosialnya itu, Kai terlihat meneken kontrak dengan kostum 'Rooney 10' berada di sampingnya. Ya, saya ayah yang bangga. Dia kerja keras, dia ke Amerika Serikat bersama kami agar sepakbolanya bisa lanjut," ujar Rooney seperti dilansir Sky Sports. Dia kemudian ikut trial di Manchester United dan dia membuat pelatih terkesan. Dia meneken kontraknya kemarin, jadi saya ikut senang untuknya. Rooney sendiri pernah memperkuat MU pada 2004-2017. Selama 13 tahun membela MU, Rooney mencatatkan 559 kali penampilan dan 253 gol.
Dengan jumlah gol itu, Rooney tercatat sebagai top skorer sepanjang masa MU. Dia mematahkan rekor gol Bobby Charlton pada Januari 2017. Rooney mengungkap kalau Kai punya sejumlah opsi sebelum memutuskan untuk gabung MU. Pria yang kini merangkap sebagai pemain dan manajer interim Derby County itu menyebut kalau putranya sendiri yang memilih Setan Merah.
"Dia punya opsi lain, klub lain untuk dituju, tapi dia memutuskan ingin gabung Manchester United, jadi itu adalah keputusannya dan bukan saya," kata Rooney.Pasaran Bola
Dalam karir sepakbolanya, Wayne Rooney berbagi kisah ketika dia siap meninggalkan Manchester United pada 2010. Kala itu Rooney bahkan sudah membayangkan main di Barcelona. Rooney sempat mengajukan permintaan kepada MU agar dijual pada 2010 lalu. Itu terjadi setelah dia berselisih dengan manajer MU saat itu, Sir Alex Ferguson.
Sejumlah klub kemudian dikabarkan tertarik kepada Rooney. Salah satu klub yang paling kencang disebut menginginkan mantan pemain Everton itu adalah Chelsea, yang saat itu ditangani oleh Jose Mourinho. Rooney tak menampik ketertarikan Chelsea. Pesepakbola berkebangsaan Inggris itu juga mengaku ada komunikasi dengan dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona.Berita bola terlengkap
Saya rasa itu terdokumentasi dengan baik kalau Chelsea dan Mourinho menginginkan saya, ujar Rooney dalam UTD Podcast seperti dilansir Metro. Ada juga Real Madrid, Barcelona, dan soal Man City yang terus muncul, tapi tidak pernah ada opsi bagi saya untuk ke sana (City). Meski ada rumor soal itu juga, tapi tiga tim lain sungguh opsi yang lebih realistis.
"Dalam kepala saya, saat itu, selama dua hari, saya siap pergi dan main di Spanyol. Idealnya saya mau ke Barcelona, tapi sepertinya lebih mungkin ke Real Madrid daripada Barcelona. Chelsea juga selalu ada."
Di antara ketiga klub tersebut, Rooney mengaku menyukai Madrid atau Barcelona. Namun, Barcelona yang saat itu diisi pemain-pemain seperti Xavi Hernandez, Andres Iniesta, dan Lionel Messi membuat Rooney lebih tertarik.Promo deposit hingga 50%
"Saya kira, saat itu, saya melihat klub seperti Real Madrid dan Barcelona. Sejujurnya, ada komunikasi selama dua atau tiga hari antara saya dan mereka, atau perwakilan saya dan tim," ucap Rooney.
"Saya ingat duduk selama satu hari dan berpikir 'bayangkan main di tim Barcelona itu --Messi, Xavi, Iniesta, dan Busquets'. Dan saat itu Messi tidak main seperti sekarang, sebagai nomor 9 contohnya. Dia main melebar."
Saya berpikir saya bisa saja cocok. Saya ingat pernah memikirkan itu, tapi hal terbesar buat saya adalah itu semua terselesaikan. Saya bicara dengan David Gill (eks CEO MU) untuk menyelesaikannya, kata Rooney.
Pada akhirnya, Wayne Rooney saat itu tidak jadi pergi dari Old Trafford. Dia kemudian justru memperpanjang kontraknya hingga akhirnya baru pergi dari MU pada 2017.Nonton bola online
Link Alternatif: www.ayodepo.com