ayomama.com - Antonio Conte gagal mengantarkan Inter Milan menjadi juara di musim pertamanya, Pelatih 50 tahun itu menegaskan bahwa sentuhannya tak selalu membuahkan emas, Inter Milan masih berjuang untuk mengunci posisi kedua di Klasemen Liga Italia 2019/2020, Saat ini, Nerazzurri ada di tangga kedua dengan koleksi 79 poin, hasil dari 37 kali bermain.
Bandar Judi Bola Terpercaya
La Beneamata bersaing ketat dengan Atalanta untuk finis kedua, La Dea berjarak satu angka dari Inter, baru bermain 36 kali, Tak seperti di Chelsea atau Juventus, Antonio Conte gagal mempersembahkan gelar juara untuk Inter di musim pertama, Di Juventus pada musim 2011/2012, Antonio Conte berhasil mempersembahkan scudetto, Sama halnya di Chelsea pada musim 2016/2017, eks pelatih Timnas Italia itu juga berhasil menjadi juara Liga Inggris.
Promo Menarik
Rekor mentereng Antonio Conte itu jelas memunculkan ekspektasi tinggi saat dirinya berlabuh di Inter Milan, Dia pun melakukan pembelaan atas kegagalan membawa Inter juara di musim pertama, Masalahnya adalah aku tak bisa menjadi orang yang bisa menggambarkan sejarah Inter, Itu apa yang dilakukan oleh anda semua jurnalis dan pundit, untuk melihat angka-angka dan menjelaskan pekerjaan yang sudah dilakukan, kata Conte di Footbal Italia.
Kontak Agen Judi Terpercaya
Aku juga sadar bahwa kehadiranku memunculkan ekspektasi tinggi dan itu bisa berdampak pada hasil akhir yang dilihat, Orang-orang mungkin berpikir bahwa momen aku datang, apa yang aku sentuh menjadi emas, Ini terjadi di masa lalu, tapi itu tak berarti selalu terjadi, Aku yakin bahwa aku sangat jujur saat aku berbicara dan terkadang itu bisa membuat orang marah, Aku memahami bahwa menyerangku terkadang bisa membawa dampak bagus kepada orang yang ingin menjadi sorotan dan aku mendengar banyak hal mengenai yang aku kerjakan dengan menyinggung profesionalisme diriku.
Bandar Judi Terbesar