
ayodepo.com - Marcus Rashford sempat berhasil memaksa Pemerintah Inggris memberi makan anak-anak di Inggris. Kini, upaya keduanya tra ditolak. Rashford, stiker Manchester United, sempat sukses mendesak pemerintah Inggris memberikan kupon makan gratis kepada jutaan anak di Inggris pada musim panas lalu. Melalui kampanye di media sosial, pemain Timnas Inggris itu akhirnya bisa memaksa pemerintah menyetujuinya. Hal itu bahkan berbuah manis bagi Rashford pribadi. Penyerang 22 tahun itu diganjar berbagai penghargaan, terakhir dianugerahi gelar kehormatan dari kerajaan. Tapi, Rashford belum selesai dengan tugasnya. Ia kini mendesak pemerintah tetap memberikan kupon makan gratis kepada anak-anak selama libur paruh semester bulan Oktober serta Natal mendatang.Agen Judi Bola Terpercaya
Namun, upayanya kini dikabarkan terganjal. Seperti dilaporkan Independent, Pemerintah Inggris yang dipimpin Perdana Menteri Boris Johnson tidak akan menyetujui upaya Rashford untuk kedua kalinya. Juru bicara Perdana Menteri mengatakan, keberhasilannya untuk pertama kalinya tidak akan terulang. Selain itu, mereka menilai subsidi makanan harusnya bukan dari pemerintah. Kami mengambil keputusan untuk memperpanjang makanan sekolah gratis selama pandemi, ketika sebagian sekolah ditutup selama karantina. Kami berada dalam posisi yang berbeda sekarang, dengan sekolah kembali terbuka untuk semua siswa, kata juru bicara Pemerintah dilansir Huffington Post. "Bukan sekolah yang secara teratur menyediakan makanan untuk siswa selama liburan sekolah. Kami percaya, cara terbaik untuk mendukung keluarga di luar waktu semester adalah melalui Kredit Universal, bukan melalui subsidi makanan dari pemerintah," katanya. Rashford sendiri sudah membuat petisi untuk mengajak masyarakat bersama-sama mendesak pemerintah menyetujui pemberian kupon makan ini. Sejauh ini, baru 60 ribu tanda tangan didapat, dari target 100 ribu untuk bisa dibahas di parlemen. Penyerang MU itu juga kemudian menulis di Twitter, "Selamat Natal anak-anak ..." cuitnya. Juga bukan bank makanan untuk memberi makan jutaan anak-anak Inggris, tetapi di sinilah kami. Ada peningkatan 250% kemiskinan makanan. Ini tidak akan hilang dalam waktu dekat dan saya juga takkan bisa membantunya, tulis Rashford.Pasaran Bola
Marcus Rashford dianggap menjadi pahlawan karena membantu memerangi kemiskinan anak-anak Inggris. Penyerang Manchester United itu dianugerahi gelar bangsawan. Dilansir Sky Sports, Rashford mendapatkan gelar kehormatan MBE atau Member The Most Excellent Order of the British Empire, dalam rangka memperingati Ulang Tahun Ratu Britania Raya. Gelar itu sedianya akan diberikan pada Juli lalu. Namun, pihak Kerajaan ingin mencari orang yang benar-benar berjasa bagi bangsanya, di tengah situasi sulit akibat pandemi. Dan gelar itu didapat Rashford, karena tindakan heroiknya kepada anak-anak Inggris. Sepanjang musim panas di tengah-tengah pandemi, Rashford memang berjuang agar kupon makan gratis pemerintah tetap bisa diterima anak-anak Inggris.Promo deposit hingga 50%
Subsidi itu sempat dicabut pemerintah. Namun, berbagai kampanye kemudian dilakukan Rashford, sampai bisa mendesak pemerintah tetap menyalurkan kupon makan itu kepada jutaan anak-anak kurang mampu di Inggris. Belum berhenti sampai di situ, Rashford kemudian membuat semacam satuan tugas untuk bisa tetap membantu pasokan makanan ke anak-anak Inggris. Sejumlah perusahaan raksasa di bidang makanan bisa digandengnya, yang membuat makanan tetap bisa dinikmati kalangan kurang mampu. Hal itu yang membuat Rashford dianugerahi gelar MBE, tingkatan terbawah dalam Tanda Kehormatan Britania Raya. Pemain The Red Devils itu berjanji akan tetap memperjuangkan hak-hak anak kecil. Saya sangat tersanjung. Sebagai pemuda kulit hitam dari Wythenshawe, saya tidak pernah berpikir akan menerima MBE, apalagi MBE pada usia 22 tahun, kata Rashford dalam pernyataannya di situs resmi MU. "Ini adalah momen yang sangat istimewa untuk saya dan keluarga saya, tetapi terutama ibu saya yang benar-benar layak menerima penghargaan tersebut. Perjuangan untuk melindungi anak-anak yang paling rentan masih jauh dari selesai." Saya akan melakukannya untuk komunitas saya, dan keluarga yang telah saya temui dan ajak bicara, bahwa sebuah ketidakadilan jika saya tidak menggunakan kesempatan ini untuk dengan hormat mendesak Perdana Menteri mendukung anak-anak selama semester Oktober dengan perpanjangan skema voucher, karena skema cuti berakhir dan kami menghadapi peningkatan pengangguran, ungkapnya. Status MBE menjadi gelar yang ketiga diraih Rashford berkat tindakan heroiknya. Sebelumnya ia sudah dianugerahi gelar Doktor oleh Universitas Manchester, dan Pemain Terpuji di Inggris.Nonton bola online
Link Alternatif: www.ayodepo.com